Senin, 08 Januari 2018

BAB IV
Analisa Sistem

4.1  Definisi Analisa Sistem
Analisa sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan

4.2  Langkah-langkah Dalam Analisa Sistem
Langkah-langkahnya:
1.         Identify: mengidentifikasi masalah
Ada 3 langkah yang harus dilakukan di dalam tahapan ini, yaitu:
a.          Mengidentifikasi Penyebab Masalah
Pada tahap ini kita harus dapat mengetahui apa yang menyebabkan masalah terjadi. Misal terjadi penurunan omset penjualan karena banyaknya konsumen yang komplain terhadap divisi penjualan tersebut.
b.          Mengidentifikasi Titik Keputusan
Setelah penyebab terjadinya masalah dapat ditentukan, selanjutnya juga harus tentukan titik keputusan penyebab masalah tersebut.
Contoh : Penyebab masalah konsumen komplain karena  pelayanan yang kurang baik terhadap konsumen. Titik keputusan yang mengakibatkan terjadinya sebab masalah ini adalah penanganan order langganan di bagian order penjualan yang kurang baik kepada pelanggan.
c.          Mengidentifikasi Personil-personil Kunci
Setelah titik-titik keputusan penyebab masalah dapat diidentifikasi beserta lokasi terjadinya, maka selanjutnya yang perlu diidentifikasi adalah personil-personil kunci baik yang langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya maslah tersebut.


2.         Understand: memahami kerja dari sistem yang ada
Dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Untuk mempelajari operasi dari sistem ini diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian:
a.          Menentukan jenis penelitian
b.          Merencanakan jadwal penelitian
c.          Membuat penugasan penelitian
d.         Membuat agenda wawancara
e.          Mengumpulkan hasil penelitian

3.         Analyze: menganalisis hasil penelitian
Langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Kita dapat menganalisis:
a.          Kelemahan dari sistem lama tersebut
b.          Kebutuhan informasi bagi pemakai sistem dan pihak manajemen

4.         Report: membuat laporan hasil analisis
Isinya adalah:
a.          Alasan melakukan analisis sistem
b.          Menguraikan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada sistem lama
c.          Mengidentifikasi penyebab masalah
d.         Mengidentifikasi titik keputusan
e.          Menguraikan penelitian yang dilakukan
f.           Menguraikan hasil analisis
g.          Kesimpulan analisis

4.3. Contoh Analisa Sistem pada Persidiaan Makanan di Bengkel Perut 

                Sistem Informasi Persediaan Bahan Makanan di Bengkel Perut dimulai dari pembuatan data Stok Bahan Makanan yang disuplai oleh supplier. Kemudian pelanggan yang datang memesan makanan akan dicatat pesanannya oleh petugas Counter. Catatan order diterima oleh petugas Counter, lalu disampaikan ke Kitchen (dapur). Koki di dapur mencatat bahan makanan yang dia gunakan untuk menyiapkan makanan. Proses ini mengupdate stok bahan makanan di Storage (gudang). Setelah selesai, makanan akan disajikan ke pelanggan di ruang makan. Selesai menyantap makanan, pelanggan membayar makanan ke petugas kasir di Office. Petugas kasir akan mencatat makanan apa saja yang terjual. Setiap bulan, akan dibuatkan laporan Persediaan ke Manajer.

1.1 Analisis Kebutuhan Sistem
Proses analisis dilakukan dengan cara observasi/pengamatan langsung terhadap apa yang terjadi di rumah makan cepat saji Bengkel Perut. Terdapat kejadian operasional sebagai berikut :
a. Mencatat data Stok Bahan Makanan yang disuplai oleh Supplier.
b. Pelanggan memesan makanan.
c. Pesanan pelanggan disampaikan ke kitchen (dapur).
d. Makanan diantarkan ke meja pelanggan. Selesai makan, pelanggan akan melakukan pembayaran.
e. Setiap akhir bulan akan dibuatkan laporan Persediaan untuk Manajer.
Maka Kebutuhan Proses Berbasis Komputer berdasarkan kejadian operasional sebelumnya, adalah :
1. Mencatat Stok
2. Mencatat Pesanan / Order
3. Mengupdate Stok Bahan Makanan
4. Mencatat Pembayaran
5. Mencetak Kuitansi Pembayaran
6. Mengupdate Makanan yang Terjual
7. Membuat laporan Persediaan 

Kebutuhan Dokumen dan Data (file) berdasarkan kejadian operasional sebelumnya, adalah :
1. Formulir Terima Bahan Makanan dari Supplier
2. Formulir Order
3. File Persediaan (Stok)
4. File Pembayaran
5. Kuitansi Pembayaran
6. File Daftar Barang Terjual
7. Laporan Persediaan
1.2 Menyusun Kebutuhan Sistem (Memodelkan Kebutuhan Sistem)
Pemodelan Kebutuhan Sistem tidak digambarkan dengan Tools apapun. Melainkan hanya dituliskan saja input proses dan output yang ada pada Sistem Informasi Persediaaan.


Model Kebutuhan Sistem Informasi Persediaan di Bengkel Perut adalah sebagai berikut :
1. Proses : Update Stok Bahan Makanan
Input : Formulir Terima Barang dari Supplier, File Persediaan
Output : File Persediaan (terupdate)
2. Proses : Mencatat Pesanan
Input : Pesanan dari Pelanggan
Output : Formulir Pesanan
3. Proses : Mengupdate Stok Bahan Makanan
Input : Formulir Pesanan
Output : File Persediaan (terupdate)
4. Proses : Mencatat Pembayaran, Mencatat Barang Terjual
Input : Formulir Pesanan
Output : File Pembayaran, File Daftar Barang Terjual
5. Proses : Cetak Kuitansi
Input : File Pembayaran
Output : Kuitansi untuk Pelanggan
6. Proses : Membuat Laporan Persediaan
Input : File Persediaan, File Daftar Barang Terjual
Output : Laporan Persediaan untuk Manajer

Referensi :
http://tugasku.netgoo.org/t113-tugas-contoh-analisa-sistem 

WELCOME

Hello everybody. Keep Relax with Coffee and Read My Blog

Categories

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts

Blog Archive